1 Troris Tewas Setelah Baku Tembak Dengan Densus 88

1 Troris Tewas Setelah Baku Tembak Dengan Densus 88 – Baku tembak berlangsung pada anggota Densus 88 dengan grup teroris di Jalan Sikatan, Tandes, Surabaya. Ini masih tetap pengembangan dari rentetan tindakan teror di sebagian titik.

” Iya benar ada tembak-tembakan di lokasi, ” kata Kabid Humas Polda Jawa timur Kombes Frans Barung Mangera dalam keterangannya, Selasa (15/5) .

Menurut dia, satu orang aktor ditembak mati. Saat ini, baku tembak masih tetap berlangsung.

” Aktor melawan petugas hingga dikerjakan penindakan. Seseorang lelaki umur 39-41 th., ” katanya.

Seperti di ketahui, bom mengguncang Surabaya serta Sidoarjo, Jawa Timur, dalam dua hari. Tiga gereja jadi tujuan pertama pada Minggu (13/5) pagi. Semua yaitu bom bunuh diri. Korban juga berjatuhan.

Ketiga gereja yaitu Gereja St. Maria Tidak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro Jalan Diponegoro, serta GKI Wonokromo di Jalan Arjuno. Ketika gereja itu meledak, waktunya cuma berselang belasan menit saja.

Pasangan suami istri Dita Oepriarto serta Puji Kuswati jadi aktor paling utama. Mereka melibatkan empat anaknya, yaitu F (12) , P (9) , Y (18) , serta F (16) . Semua tewas.

Terkecuali tiga gereja itu, bom mendadak meledak di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Tiga orang tewas yaitu Anton Febrianto (47) , Puspita Sari 47 th. (istri Anton) serta L 17 th. (anak pertama Anton) . Tiga yang terluka A 15 th. (anak ke dua Anton) , F 11 th. (anak ke-3 Anton) serta G 11 th. (anak ke-4 Anton) .

Satu hari lalu, bom bunuh diri berlangsung di pintu kontrol Mapolrestabes Surabaya. Di ketahui aktor pasangan suami istri, Tri Mulyono (50) serta Tri Ernawati (43) . Mereka juga mengorbankan tiga anaknya.

Seseorang anak Tri, AIS (8) selamat. Dia terlempar disaat bom itu meledak. Saat peristiwa Tri menumpangi motor Honda Supra 125 CC warna merah gabungan hitam dengan nomor polisi L 5539 G. Motor Honda Vario bernopol L 6629 NF menyusul di belakang. Motor itu dikendarai DA (18) serta DS (14) . Keduanya anak lelaki Tri.

Keempatnya tewas. Sedang, AIS dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara manfaat melakukan perawatan. Dia diselamatkan oleh Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal.

About admin