Alasan Harga Sewa Rusunawa DKI Naik

Alasan Harga Sewa Rusunawa DKI Naik – Harga sewa rusunawa naik per 1 Oktober 2018. Kenaikan harga sewa rusunawa, diantaranya berkaitan cost perawatan.

” Kami lihat cost perawatan dan lain-lain, kan ada kenaikan, ” tutur Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat serta Lokasi Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti pada wartawan, Selasa (14/8/2018).

Meli menyatakan, kenaikan harga sewa rusunawa baru pertama-tama dikerjakan semenjak penetapan cost sewa yang ditata awal mulanya pada Perda Nomer 3 Tahun 2012. Gubernur DKI Anies Baswedan sekarang mengatur Pergub Nomer 55 Tahun 2018 mengenai Rekonsilasi Tarif Retribusi Service Perumahan, sekaligus juga menukar Perda Nomer 3/2012.

” Saat ini pada step pengenalan (harga baru sewa), Agustus, September ini step pengenalan ke masyarakat. Kelak mungkin saja baru dikerjakan seputar Oktober, bersamaan kita lakukan (pengisian) penghunian pada rusun tower yang baru, ” tutur Meli.

Daftar kenaikan harga sewa rusunawa, seperti di Cipinang untuk masyarakat relokasi yang tempati lantai I dari Rp 234 ribu jadi Rp 280 ribu.

Sedang buat masyarakat umum yang tempati lantai I Rusun Cipinang, harga sewa yang sebelumnya Rp 508 ribu jadi Rp 609 ribu.

About admin