Benarkan Hijab, Jarum Pentul Malah Tak Sengaja Tertelan

Benarkan Hijab, Jarum Pentul Malah Tak Sengaja Tertelan – Telah nyaris dua minggu lamannya keadaan Anisa Salim (14) belum pula tambah baik. Sebab, ada suatu jarum pentul bersarang di sisi saluran pernapasan, yang pasti di bronchus. Jarum itu tdk berniat tertelan waktu tengah membetulkan jilbab yang dikenakannya.

Insiden menerpa gadis asal Sumedang, Jawa Barat itu berlangsung pada Senin 18 September 2017 selanjutnya di sekolahnya. Selagi itu Anisa yang duduk di bangku SMP tengah membetulkan jilbab disela mata pelajaran yang dijalankan.

” Selagi itu kembali di sekolah. Anisa kembali membetulkan jilbabnya. Jarumnya ditahan di mulut. Tetapi malah dengan tdk berniat tertelan, dikarenakan tersenggol temannya, ” kata Maria Salim (26) , kakak Anisa selagi lakukan perbincangan dengan merdeka. com, Sabtu (30/9) .

Peristiwa tdk terduga itu segera dilakukan tindakan dengan membawa Anisa ke puskesmas setempat serta selanjutnya dirujuk Tempat tinggal Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang. Pertolongan awal di ambil, namun memanglah nyata-nyatanya benda tidak tebal serta tajam itu udah terlanjur masuk dalam tubuhnya. Jarum itu bersarang sampai waktu ini.

Menurut dia, RSUD Sumedang juga tdk dapat ambil aksi lebih jauh. Terbatasnya alat buat Anisa mesti kembali dirujuk. Waktu ini, pasien udah dilarikan ke Tempat tinggal Sakit Hasan Sadikin Bandung. ” Ini udah ada di RSHS sejak mulai tempo hari Rabu (27 September) , ” tuturnya.

Dia menambahkan, Anisa udah dirawat di ruangan perawatan umum. Waktu ini Anisa masihlah mengharap ketentuan apakah dapat dilakukan tindakan dokter area THT atau bedah. ” Kita masihlah tunggulah jadwal dokter bedah. Tetapi ini tunggu dahulu dari THT. Belumlah ada kepastian hingga waktu ini, ” katanya.

Situasi adiknya itu lanjut dia masihlah nampak baik-baik saja. Tetapi kadangkala pernapasannya terganggu dikarenakan jarum yang bersemayam di tubuhnya cukup halangi. ” Masihlah normal. Tetapi memanglah kadangkala agak terhalang, ” tuturnya seraya memanggil Anisa udah nyaris dua minggu tdk ikuti pelajaran di sekolah.

About