BI Klaim Stabilitas Makro Ekononi Indonesia Masih Terjaga

Beberapa tahun terakhir ini, kondisi ekonomi Indonesia memang sering kali mengalami gejolak. Naik turunnya pasar keuangan membuat banyak orang merasa bahwa ekonomi Indonesia tak mengalami kemajuan. Namun, padahal kondisi di lapangan tidak seperti itu. Kali ini, Bank Indonesia mengklaim bahwa stabilitas ekonomi makro Indonesia masih tetap terjaga dengan baik.

Pihak BI merasa bahwa stabilitas makroekonomi di Tanah Air tidak mengalami kemunduran. Hal ini pun jadi pertimbangan bank sentral dalam menurunkan suku bunga acuan BI Rate sebanyak 25 basis poin dari 6,75 persen jadi sebesar 6,5 persen.

Juda Agung selaku Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI memaparkan, bahwa ada tiga hal yang jadi bahan pembicaraan Rapat Dewan Gubernur BI yang disudahi dengan penyesuaian BI Rate. Yang pertama, stabilitas makroekonomi masih terus terjaga, dibuktkan oleh inflasi serta defisit transaksi berjalan yang ada.

“Inflasi di posisi 4 persen, bahkan sedikit lebih rendah dari sebelumnya. Dari lini transaksi berjalan kami prediksi masih lebih baik. Defisit transaksi berjalan tahun 2016 ini sebesar 2,2 persen dari PDB,” ujar Juda saat ditemui di Jakarta, hari Kamis (16/6/2016) siang tadi.

About admin