Bupati Daerah Tertinggal di Banten Beli Mobil Dinas Seharga Rp 1,9 Miliar

Bupati Daerah Tertinggal di Banten Beli Mobil Dinas Seharga Rp 1,9 Miliar – Kabupaten Pandeglang sampai sekarang ini masih tetap termasuk juga kelompok lokasi ketinggalan dibandingkan daerah lainnya di Banten. Penghasilan asli daerah (PAD) Pandeglang pada 2018 cuma Rp 205 miliar. Diluar itu, daerah ini seringkali dimaksud sangat miskin dibandingkan tujuh kabupaten serta kota yang lain.

Walau dimaksud predikat daerah ketinggalan, belakangan ini Pemkab Pandeglang membelikan mobil dinas baru untuk Bupati Irna Narulita. Tidak tanggung-tanggung, mobil dinas untuk bupati itu seharga Rp 1,9 miliar dengan merk Land Cruiser Prado.

Diminta konfirmasi tentang ini, Sekda Pandeglang Fery Hasanudin menjelaskan mobil baru itu hadir dari keinginan Bupati serta atas pertimbangan staf. Sampai kini Bupati cuma miliki satu mobil dinas type Velfire.

“Ya namanya bupati kan untuk kebutuhan protokoler. Latar belakangnya bupati kan miliki mobil yang pendek itu ya, yang dahulu itu (Velfire) serta wajarlah namanya ia saat itu, kan,” kata Fery pada wartawan di gedung DPRD Pandeglang, Banten, Senin (11/3/2019).

Mobil yang lama itu, menurut dia, yang menyusahkan bupati saat turun ke lapangan. Bahkan juga Bupati seringkali meminjam mobil punya Dinas Kominfo setiap saat berkunjung ke beberapa daerah.

“Waktu ke lapangan senang minjem ke Kominfo, serta dengan ketentuan sah-sah saja,” tuturnya.

Menurut Fery, pembelian mobil dinas baru itu memakai alokasi biaya tahun 2018. Mobil telah digunakan untuk kebutuhan kunjungan Bupati, terutamanya ke daerah selatan.

Walau ada yang katakan Pandeglang lokasi miskin serta ketinggalan, menurut Fery, tidak ada hubungan dengan penyediaan mobil baru bupati. Sampai kini, tujuan PAD tetap terwujud. Pembangunan fisik infrastruktur ada juga.

“Pandeglang wilayahnya cukuplah luas. Infrastruktur kualitas serta jumlah kita telah. Bahkan juga konsentrasi kita ke infrastruktur, ditambah lagi untuk 2019,” tuturnya.

Selain itu, Ketua DPRD Pandeglang Gunawan waktu diminta opini mengenai ini malas memberi komentar. Menurut dia, mobil dinas baru Bupati sesuai dengan keperluan serta dia menyerahkan seutuhnya ke Pemkab.

“Silahkan ke Sekda saja,” tuturnya.

About admin