Demi Pengiritan, Gubernur Bengkulu Ini Tolak Mobil Dinas Alphard

Kebanyakan, pejabat selalu mengidamkan hidup dalam kemewahan mulai dari sarana dan prasarana. Namun idak begitu dengan sosok Gubernur Bengkulu ini, lantaran ia cukup bijak menolak mobil dinas jenis Alphard karena ia ingin hemat dalam menggunakan APBD daerah.

Ridwan Mukti selaku Gubernur Bengkulu tak mau untuk memakai mobil dinas Fortuner serta jenis Alphard yang diberikan oleh pemerintah setempat dengan alasan menahan diri untuk ajang pengiritan. “Ketima melakukan kampanye, ada lebih dari 800 desa yang sudah saya datangi, ada 670 desa tertinggal, mereka pasti mereka memerlukan uluran tangan serius dari pihak pemerintah,” ujar sang Gubernur, hari Selasa (16/2/2016) siang tadi.

Di masa pemerintahannya, Ridwan merasa, akan tetap fokus untuk pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pembangunan jalan, jembatan, listrik, pendidikan hingga perbaikan kesehatan.

Penghematan juga bakal dilakukan dimulai dari eksekutif serta bagian legislatif. Paling tidak, masing-masing lembaga ini bisa menghemat sebanyak Rp 25 miliar hingga diyakini akan terkumpul uang sebanyak Rp 50 miliar untuk kebutuhan warga yang membutuhkan. “Saya ingin semua kalangan untuk menahan ego, untuk mementingkan kebutuhan masyarakat terlebih dulu,” tandasnya.

About admin