Hari Menjelaskan Penyusunan Trotoar Di Lokasi Kemang

Hari Menjelaskan Penyusunan Trotoar Di Lokasi Kemang – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugraha mengemukakan lokasi Kemang adalah tujuan wisata yg bisa jadi simbol Jakarta Selatan. Itu, tuturnya, satu diantara fakta lokasi itu dapat direvitalisasi yg menekankan pedestrian.

“Rencananya itu di Kemang kita pengen buat kelak seperti ikonik dari Jakarta Selatan untuk luar negeri maka dibikin rencana seperti Thamrin-Sudirman dibikin complete street,” kata Hari

Sekarang ini, sambung Hari, lokasi Kemang berderet hotel, butik, galeri seni, restoran/cafe, serta retail. Sayangnya, kata Hari, sekarang ini situasi infrastruktur sarana pejalan kaki di lokasi Kemang belum mencukupi bahkan juga condong kian alami penurunan.

Oleh karenanya, Pemprov DKI juga berencana penyusunan serta penyediaan sarana pejalan kaki yg aman, nyaman, serta ramah supaya mutu area kota di lokasi Kemang bertambah.

Hari menjelaskan penyusunan trotoar di lokasi Kemang dapat mengangkut rencana koridor tujuan wisata kota, seni, serta budaya. Lebar jalan, sambungnya, bakal dikaji buat direvitaliasi yg mengarah pada pejalan kaki.

Beberapa elemen yg dibenahi dalam penyusunan di lokasi Kemang mencakup jalan, trotoar, serta seluruhnya kelengkapannya seperti drainase, penghijauan, ubin pemandu disabilitas, serta utilitas.

“Panjang trotoar yg bakal diatur lebih kurang 7 km (kanan kiri) dengan lebar rata-rata 4 mtr.. Area nya mencakup jalan Kemang Raya serta jalan Kemang I,” ujar Hari.

Hari mengatakan gagasan revitalisasi Kemang itu bermula dari saran penduduk Kemang terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Sesungguhnya dahulu udah ada dari penduduk Kemang. Selanjutnya Pak Gubernur [bilang] bila memang saran yg masuk sesuai itu ya udah kita jadiin saja. Sebab itu dari instruksi gubenur itu jadinya kita implementasikan tahun ini. Kita tambahkan ke biaya agar kelak dapat dimanifestasikan tahun ini,” tuturnya.

Hari mengemukakan mengenai gagasan revitalisasi ini juga udah lewat bagian publikasi dengan penduduk. Hari memaparkan udah 2x publikasi dilaksanakan ke penduduk Kemang.

“1x di [kantor] Wali Kota Jakarta Selatan serta ke-2 bersua di area Kemang,” tuturnya.

“Dari dua pertemuan itu penduduk Kemang beri dukungan penuh gagasan penyusunan trotoar di lokasi Kemang,” ujarnya.

Bagian Rancangan serta Pembangunan

Hari memaparkan proses revitalisasi ini dimulai proses dari pengamatan serta rancangan kurun waktu Januari-April. Sesudah itu, ujarnya, dikehendaki awal Mei kelak mulai pembangunan fisik.

“Mulai tugasnya moga-moga awal Mei bulan-bulan ini kita kerjain usai di bulan Oktober atau November 2019,” kata Hari.

Hari pun menyebutkan biaya yg disajikan untuk pembangunan complete street di Jakarta Selatan sekitar Rp100 miliar.

Untuk mendukung revitalisasi lokasi yg mengarah pada pedestrian itu, Hari mengemukakan Pemprov DKI bakal membuat lokasi parkir umum (park and ride). Untuk di Kemang, ujarnya, sekarang ini masih proses identifikasi sesuai sama rencana.

“Itu kelak rencana ada park and ride, ada mobil kendaraan yg dapat masuk cuma penduduk seputar Kemang,” ujar Hari.

Hari pun mengemukakan bakal terdapatnya shuttle bus yg memiliki fungsi untuk penduduk yg bakal berkeliling-keliling di lokasi Kemang.

Akan tetapi, titik dimanapun park and ride-nya belum dapat ditetapkan sebab masih proses pelacakan area serta dalam proses penyusunan trotoar.

“Belum,sebab kita masih mencari tempatnya sampai sekarang ini yg penting kita tata urus dahulu jalan trotoarnya kelak kita lihat kita mencari park and ride-nya dimana,” ujar Hari.

Tempo hari lusa, Gubernur DKI Jakara Anies Baswedan mengharap ke semua pihak tidak untuk berspekulasi berkaitan gagasan percobaan jalan raya batasi mobil pribadi melalui lokasi Kemang, Jakarta Selatan.

Buat beri dukungan penetapan mobil pribadi melalui Jalan Kemang Raya itu, gagasannya bakal dibikin lokasi parkir (park and ride) disana.

“Tolong tolong jangan sampai membuat rusuh dengan spekulasi-spekulasi masalah jalan raya kelak sampai semua usai tempatnya. Baru lalu percobaan (jalan raya) dikabarkan,” kata Anies di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

Anies tidak pingin spekulasi-spekulasi itu nanti bikin penduduk risau. Ia juga janji bakal merampungkan pola rencana, lalu mengumumkannya.

“Ketimbang saat ini Anda berspekulasi serta jawabannya pendek-pendek lalu mengakibatkan kegelisahan,” ujar Anies.

About penulis77