Kejahatan Seksual Terhadap 12 Anak di Sukabumi Terbongkar

Kejahatan Seksual Terhadap 12 Anak di Sukabumi Terbongkar – Sekitar 12 bocah lelaki serta wanita berubah menjadi korban predator anak di Sukabumi, Jawa Barat. Pemeran kejahatan seksual ini tinggal dekat sekolah beberapa korban.

Tingkah durjana lelaki inisial DAD (45) ini terbongkar sesudah salah satunya keluarga korban melapor polisi. ” Seluruhnya korban sejumlah 12 anak, ” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi didampingi Kapolsek Caringin, Iptu Rafik Rahadian Syah di Mapolsek Caringin, Selasa (25/9/2018) .

” Empat anak alami kekerasan, empat anak digerayangi serta alami kekerasan, empat yang lain disodomi oleh pemeran. Seluruh alami kekerasan seksual, ” papar Nasriadi mengimbuhkan.

Sebagian besar korban bertipical kelamin lelaki. Empat salah satunya wanita. Momen pencabulan itu berlangsung Maret sampai April saat kemarin. Perkara kejahatan seksual itu baru tersingkap sesudah salah seseorang korban yang kala itu tetap duduk di kelas 2 SD tukar sekolah.

Korban yang pilih tinggal bersama-sama ibunya itu mengakui takut di sekolah yang lama sebab sering berubah menjadi tujuan pencabulan DAD. ” Pemeran tinggal bertetangga dekat dengan sekolah, cuma lebih kurang 200 mtr.. Sewaktu tukar, korban berubah menjadi pemurung serta mengerang sakit kala buang air besar. Oleh orang tuanya korban lantas ditanyai serta mengakui udah dicabuli oleh pemeran, ” kata Nasriadi.

Singkat kata orangtua korban lalu membuat laporan polisi. Kemudian, polisi berjalan cepat. Beberapa info melaju dari mulut korban, beberapa nama kawan sekelasnya dimaksud oleh korban.

Polisi membekuk DAD yang berstatus pengangguran. Tetapi pemeran menghindar perbutannya. Beberapa tetangga berikan kesaksian jika DAD alami masalah kejiwaan.

” Korban sampai sekarang belum pula mengaku tindakannya, info tetangga menyebutkan pemeran ini alami masalah kejiwaan. Anggota kita tdk yakin demikian saja serta mengerjakan tes kejiwaan ke dokter di RSUD R Syamsudin. Akhirnya, pemeran tdk ada masalah kejiwaan, tetapi menderita penyimpangan tujuan seksual, ” papar Nasriadi.

Polisi memeriksa rumah DAD. Di kediamannya diketemukan tali tambang dan kain abu-abu serta satu lakban hitam.

” Dari 12 anak, sembilan salah satunya yang mengakui pernah diikat dalam sebuah gubuk ditengah sawah, mulut mereka di lakban. Korban membetulkan tali serta lakban yang kita dapatkan di tempat tinggal pemeran itu alat yang dimanfaatkan kala mengerjakan perbuatan bejatnya, ” papar Nasriadi.

Polisi tetap memahami perkara ini. Sang predator anak itu ditahan di Mapolsek Caringin Sukabumi.

About admin