Korban Mutilasi adalah Kekasihnya Sendiri

Korban Mutilasi adalah Kekasihnya Sendiri – Rekonstruksi masalah mutilasi yang dikerjakan pelaku TNI Prajurit Dua DP pada kekasihnya, Fera Oktaria (21), Rabu (3/7), temukan jika motif pembunuhan ialah sebab terduga mudah geram, serta korban tidak dalam keadaan hamil.

Detasemen Polisi Militer Kodam (Pomdam) II/Sriwijaya mengadakan rekonstruksi dalam tempat insiden masalah, Penginapan Teman dekat Mulia, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, serta dimainkan langsung oleh terduga.

Proses ini dikerjakan untuk lengkapi berkas masalah Prada DP sebelum dilimpahkan ke oditur militer. Rekonstruksi dikerjakan dalam 47 adegan untuk menyamakan info terduga, saksi, dengan bukti sebetulnya.

Komandan Pomdam II/Sriwijaya Kolonel Cpm Donald Siagian pastikan jika korban Fera tidak dalam keadaan hamil, seperti yang sudah pernah disadari oleh terduga.

Awalnya, Prada DP sudah pernah menyebutkan jika kehamilan Fera serta tekanan untuk menikah dengan korban mengakibatkan terduga membunuh korban.

“Rumor serta pernyataan terduga jika korban hamil, tidak sesuai hasil visum yang sudah dikerjakan di RS Bhayangkara Palembang. Kita akan lakukan kontrol dengan saksi pakar dari team dokter forensik yang lakukan visum pada korban,” tutur ia, di tempat, tempo hari.

Menurut dia, motif yang melatarbelakangi pembunuhan dibarengi aksi mutilasi itu ialah temperamennya yang meledak-ledak. Donald menyebutkan berlangsung konflik kecil antara terduga dengan korban sebelum pembunuhan terwujud.

“Temperamen yang berkaitan tinggi. Ia tidak terima keterangan korban serta tidak sadar membunuhnya. Ia cemas, nekat mutilasi korban. Dari rekonstruksi barusan, kelihatan yang berkaitan kebingungan sampai bolak-balik lakukan adegan. Selengkapnya kita lihat di persidangan kelak,” tutur ia.

Dianya menerangkan, dalam tempo dekat faksinya akan selekasnya melimpahkan berkas masalah ini ke Oditur Militer agar selekasnya disidangkan.

“Paling lamban minggu kedepan telah dilimpahkan. Serta 1 minggu selanjutnya saya meminta dapat disidangkan,” tutur ia.

Awalnya dikabarkan, Prada DP diamankan di satu diantara padepokan di Serang, Banten. DP didapati menyamarkan identitasnya dengan nama Oji bin Samsuri dengan alasan akan memahami pengetahuan agama.

Prada DP diamankan selesai 1 bulan buron sesudah membunuh kekasihnya Fera Oktaria di penginapan Teman dekat Mulia, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (10/5) kemarin.

About penulis77