MA Vonis Alay 18 Tahun Penjara

MA Vonis Alay 18 Tahun Penjara – Bos Tripanca Grup Sugiarto Wiharja alias Alay divonis Mahkamah Agung (MA) saat 18 tahun penjara. Putusan MA ini tambah tinggi dibanding putusan di tingkat banding serta pertama yang menghukum Alay saat 5 tahun bui. Apakah fakta MA?

“Jika atas peletakan Dana Kas Daerah Kabupaten Lampung Timur pada PT. BPR Tripanca Setiadana yang dijalankan oleh Terdakwa Sugiarto Wiharjo alias Alay berbarengan dengan Hi Satono dengan menyalahgunakan kewenangan, peluang atau media yang terdapat pada Terdakwa Sugiarto Wiharjo alias Alay bertindak sebagai Komisaris Pokok PT. BPR Tripanca Setiadana sudah menguntungkan Hi. Satono secara berikan uang punya Terdakwa Sugiarto Wiharjo alias Alay beberapa Rp 10.586.575.000, pada Hi. Satono,” demikian bunyi kutipan putusan MA seperti dilansir, Kamis (7/2/2019).

Gak cuma itu, MA ikut menilainya putusan lima tahun bui untuk Alay tdk adil, serta harusnya sama juga dengan putusan Satono. Dengan fakta itu, MA menampik permintaan kasasi Alay serta menjatuhkan vonis 18 tahun penjara.

“Jika alasan-alasan kasasi dari Pemohon Kasasi/Terdakwa itu tidak bisa dibetulkan, oleh lantaran ketidaksamaan penafsiran perihal bukti hukum yang di peroleh dari persidangan, kembali juga alasan-alasan kasasi itu perihal penilaian hasil pembuktian yang berbentuk penghargaan mengenai satu fakta, fakta kasasi sejenis itu tidak bisa diperhitungkan dalam kontrol pada tingkat kasasi,” tuturnya.

Sama seperti didapati, Alay kala berubah menjadi Komisaris Pokok BPR Tripanca Setyadana Lampung membobol kas sampai Rp 119 miliar. Uang itu adalah tabungan APBD Lampung Timur serta Lampung Tengah. Gara-gara tingkah lakunya, Alay merugikan kas APBD sampai Rp 119 miliar.

Pada 2012 Alay divonis lima tahun penjara di tingkat PN Tanjungkarang, Bandar Lampung. Putusan itu terus dikuatkan di tingkat banding PT Bandar Lampung.

Akan tetapi, di tingkat kasasi hukuman itu diperberat Mahkamah Agung. Menurut putusan MA Nomer 510/K/PID.SUS/2014 tanggal 21 Mei 2014, Alay dijatuhi vonis 18 tahun penjara, denda Rp 500 juta serta bayar uang alternatif RP 106-an miliar.

About admin