Mantan Ketua PSSI Pasuruan Terlibat Korupsi Dana Hibah

Mantan Ketua PSSI Pasuruan Terlibat Korupsi Dana Hibah – Polisi masih memahami perkara korupsi dana hibah yg menangkap eks Ketua PSSI Kota Pasuruan, Edi Hari Respati. Dalam perkara ini, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Ja-tim udah periksa 82 saksi. 30 Salah satunya pemain sepak bola atau olahragawan.

“Saksi ada 82 orang, untuk pemain ada 30an pemain yg dicheck,” kata Wadirreskrimsus Polda Ja-tim AKBP Arman Asmara kala launching di Mapolda Ja-tim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (4/7/2019).

Diluar itu, dari 82 orang yg dicheck terdiri dalam perwakilan Dinas Pemuda serta Olahraga, saksi dari PSSI, KONI sampai faksi Bank Ja-tim.

“82 Saksi terdiri dalam Dispora, PSSI, KONI, Bank Ja-tim dsb,” tuturnya.

Arman menyebutkan awalannya faksi PSSI Kota Pasuruan membuat penyerahan dana ke KONI Kota Pasuruan. Dalam 2013 sampai 2015, dana itu turun sebesar Rp 15 Miliar, tetapi BPK menyebutkan ada kerugian sebesar Rp 3,8 Miliar. Dikira, dana ini masuk ke kantong pribadi Edi.

“Dikira untuk diri kita, uang itu untuk pembinaan, untuk penghasilan pemain pun penyelenggaran momen,” lanjut Arman.

Dalam perkara ini, polisi mengambil alih beberapa dokumen seperti proposal permintaan dana hibah serta LPJ pemakaian dana hibah pada 2013, 2014 sampai 2015, laptop yg dimanfaatkan untuk bikin proposal sampai LPJ, bukti pencairan dana hibah, sampai rekening koran punya KONI.

Terduga juga terancam pidana optimal seumur hidup karena melanggar UU 31 tahun 1999 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yg udah dirubah berubah menjadi UU no 20 tahun 2001 dengan Clausal 2 ayat (1) serta clausal 3. Sesaat untuk dendanya optimal ialah Rp 1 Miliar.

About penulis77