Melakukan Pemalsuan Surat Serta Sebar Berita Bohong, Eks Pimpinan KNPI Dipolisikan

Melakukan Pemalsuan Surat Serta Sebar Berita Bohong, Eks Pimpinan KNPI Dipolisikan – Ketua Umum/Formatur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dipilih, Haris Pertama memberikan laporan sejumlah pelaku yang disangka kerjakan tindak pidana penipuan atau tindakan curang. Penipuan yang disebut ialah pemalsuan surat serta penyebaran berita palsu (hoax) ke Bareskrim Mabes Polri.

Haris menyampaikan, laporan ini dilaksanakan manfaat memberi resiko kapok terhadap pelaku yang pingin memecah irislah persatuan serta kesatuan pemuda Indonesia.

“Beragam pendekatan baik persuasif serta kekeluargaan udah ditempuh tetapi pelaku itu masih kerjakan usaha memecah irislah persatuan pemuda Indonesia. Olehnya usaha laporan mesti ditempuh,” kata Haris di kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (6/1).

Ia menyebutkan, sebagian orang yang dilaporkan ialah Sirajuddin Abdul Wahab, Heru Slana Muslim, Salman Faisal, Nevi Ervina, Veddrik Nugraha serta Ahmad Hadi Hardilani. Mereka yang dilaporkan pun coba menyambung kongres pada tanggal 5-6 Januari 2019.

Disamping itu, SC Kongres XV Pemuda/KNPI M. Risman Pasigai menyampaikan, Kongres Pemuda XV KNPI udah selesai serta udah sesuai sama ketentuan main organisasi. Ke enam orang itu adalah eks Pimpinan Sidang, eks Ketua OC serta eks Ketua SC.

“Kongres XV KNPI selesai serta sudahlah tidak ada makna kongres kelanjutan,” jelas Risman.

Ke enam orang itu dilaporkan dengan perkiraan melanggar sejumlah clausal KUHP salah satunya clausal 378, 263, 14 (1) serta (2) dan clausal 15 KHUP serta atau 27 KUHP.

About admin