Perjuangan Sang Pahlawan Kesehatan |Kesehatan

Perjuangan Sang Pahlawan Kesehatan |Kesehatan, Sepanjang bulan Nopember 2015, sedikitnya 2 bidan wafat dan 1 cedera diwaktu menjalankan tugasnya di pedalaman. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menyebut duka yang mendalam.

Diawali bersama meninggalnya Anik Setya Indah, seseorang bidan di Desa Darit, Kecamatan Manyuke, Landak, Kalimantan Barat. Sebelum wafat kepada 20 Nopember, Bidan Anik pernah meringankan 2 ibu melahirkan. Dalam keadaan hamil 8 bulan, Bidan Anik masih mendatangi pasien dengan sepeda motor.

Dua pasien dan bayinya selamat, tetapi sayang Bidan Anik justru mengalami nyeri hebat dan perdarahan. Dirinya mengalami solusio placenta atau lepasnya plasenta dari dinding rahim. RS Pontianak berjarak 4-5 jam perjalanan, dan hasilnya Bidan Anik tak terselamatkan. Tragedi berikutnya menimpa Dwi Endah Prihatiningsih, satu orang bidan PTT (Petugas Tak Terus) di Papua. Bidan Endah wafat akibat kecelakaan waktu sedang merujuk pasien ke Ibu Kota Distrik Bofuwer dgn memakai long boat.

Keadaan gelap pada malam hari memicu terjadinya tabrakan bersama long boat milik warga. Bidan Endah ditemukan terapung, dulu wafat waktu dievakuasi ke Kaimana yang berjarak 120 kilo meter. Sohib sejawatnya, Bidan Mahyaya Renwarin sekarang dirawat dikarenakan cedera patah kaki.

About admin