Persoalan Izin Uber dan Grab Car Sudah Selesai 75 Persen

Beberapa hari lalu, Pemerintah DKI Jakarta memang mempermasalahkan transfportasi online yang dirasa belum memiliki izin yang jelas soal kehadiran Taxi Uber dan Grab Car. Melihat masalah ini, pemerintah DKI pun lantas memanggil perusahaan transportasi terkait untuk membicarakan masalah ini.

Andri Yansyah selaku Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta meyatakan, bahwa pengurusan izin Uber dan Grab Car sebagai angkutan resmi telah berjalan lebih dari setengah jalan. Di dalam hitungan persentase, Andri mengklaim, bahwa proses itu telah selesai sekitar 70 sampai 75 persen.

“Sejatinya, sebelum dikasih waktu dua bulan untuk mengurus masalah izin, Uber dan Grab Car telah berjalan lebih dulu sejak bulan Desember 2015 lalu. Berjalan dalam arti telah mengurus sejumlah poin soal perizinan yang harus mereka patuhi agar dapat beroperasi sebagai angkutan umum resmi di DKI,” ujar Andri i acara diskusi di program Polemik Sindo Trijaya FM, Cikini, Jakarta, Sabtu (26/3/2016) sore kemarin.

Dilaporkan bahwa unsur perizinan yang diurus adalah izin badan usaha pihak mitra yang bersinergi dengan Uber dan Grab sebagai perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi atau online, izin pengemudi yang mengharuskan memiliki SIM A umum, dan lulus uji KIR.

About admin