PKS Memperoleh Jatah Kursi Wakil Gubernur DKI

PKS Memperoleh Jatah Kursi Wakil Gubernur DKI – Resmi! Kursi wakil gubernur DKI Jakarta alternatif Sandiaga Uno yang maju Pemilihan presiden 2019 selanjutnya diserahkan ke PKS. Kader PKS, Ahmad Syaikhu, berubah menjadi nama terkuat untuk menemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Barusan juga di setujui jika kursi itu diamanatkan, dimandatkan terhadap PKS,” jelas Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo kala jumpa wartawan selesai pertemuan, di kantor DPD Gerindra DKI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018).

PKS memang mengajukan bekas Wakil Wali Kota Bekasi itu menjadi salah satunya calon wakil gubernur DKI alternatif Sandi. Tidak cuman Syaikhu, Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto. Syaikhu pernah mengatakan kepercayaannya menduduki kursi DKI-2.

“Jadi barusan disebutkan apakah program favorit, saya memperingatkan program yang telah dikerjakan Anies Baswedan-Sandiaga Uno banyak program yang bagus. Hadirnya saya bukan membuat program baru namun kita ingin perkuat program yang telah ada,” kata Syaikhu kala diskusi bersama dengan kader muda PKS di restoran Upnormal, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Sabtu (3/10).

Syaikhu kala itu bicara mengani program OK-OCE yang dianggap dia amat baik. Ia pun mengakui dapat menyediakan program kalau berubah menjadi wakil gubernur DKI.

“Jika kelak kita mau DKI ini punyai skema anti pengangguran yang saya namakan Si Jagur. Jadi kita tidak ada yang menganggur, jika pemuda di Jakarta tidak ada yang nganggur itu kreativitasnya tumbuh,” tuturnya

Di luar kepercayaan itu, sejak mulai awal berembus berita jika Syaikhu dapat menemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Syaikhu dikatakan dapat amat pas dengan Anies.

Terus, apakah benar Syaikhu yang dapat ditunjuk berubah menjadi wakil gubernur DKI? Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menyatakan kursi alternatif Sandi memang diserahkan ke PKS. Bab kepastian Syaikhu jadi wakil gubernur DKI, Taufik cuma menjawab normatif.

“Belum juga semestinya, kan mesti lewat fit and proper,” jawab Taufik.

Dilakukan konfirmasi terpisah, anggota Tubuh Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade tidak dapat meyakinkan apa Syaikhu yang dapat ditunjuk. Tetapi, Andre memaparkan mengenai prosedur penunjukan itu.

“Prosesnya PKS serta Gerindra di DKI dapat menyetujui nama lewat Tubuh Seleksi bersama dengan terus di kirim ke DPP Gerindra. Terus, baru Pak Prabowo dapat menetapkan. Baru Gerindra kirim surat ke Gubernur,” pungkas Andre.

About admin