Pria Berumur 23 Tahun Dilaporkan Disengat Ubur-Ubur Kotak

Pria Berumur 23 Tahun Dilaporkan Disengat Ubur-Ubur Kotak – Pria berumur 23 tahun dilaporkan tengah memancing berbarengan sekumpulan rekan dari suatu perahu kecil lebih kurang waktu 11:00 pada Sabtu (3/11/2018) terus, disaat ia mengambil langkah keluar untuk melintas ke pantai serta disengat ubur-ubur kotak.

Ia kembali pada perahu kecilnya, yg ada di dekat Channel Poin, lebih kurang 190 km. barat daya Darwin, serta memberitahu teman-temannya, yg menelepon pelayanan darurat sebelum kerjakan CPR.

Helikopter SAR langsung di kirim untuk mengevakuasi pria itu, kata petugas dari pelayanan CareFlight, serta ia dipindahkan ke Rumah Sakit Royal Darwin dalam keadaan konstan lebih kurang jam 12.30 sore.

“Ini ialah perkara sengatan ubur-ubur kotak pertama yg kami tangani pada musim ini,” kata jubir sarana CareFlight, David Wheeldon.

“CareFlight umumnya mengatasi beberapa sengatan per tahun serta perkara mirip ini begitu pastinya miliki potensi mengintimidasi nyawa korbannya.”

“Sayangnya, kami prediksikan [sengatan ini] mungkin bukan perkara cuma satu.”

Pria itu di ijinkan pulang dari rumah sakit pada Sabtu sore itu juga.

Rumah Sakit Royal Darwin sudah dihubungi untuk mengkonfirmasi apa itu perkara sengatan ubur-ubur kotak pertama yg mereka tangani musim ini.

petugas ambulans hawa
Pria berumur 23 tahun disengat ubur-ubur kotak di perairan dekat dChannel Poin. (Supplied: CareFlight)

‘Tahun serius’ untuk waspada ubur-ubur
Ahli ubur-ubur dari CSIRO Lisa-Ann Gershwin menuturkan ia mempunyai “firasat” musim hujan pada tahun 2018/2019 mungkin berlangsung penambahan banyaknya ubur-ubur, sebab tingkat datangnya ubur-ubur yg rendah dari beberapa tahun awal mulanya.

Tetapi ia memperingatkan jika itu ialah perkiraan periset, menurut 25 tahun riset di lapangan, bukan kepastian ilmiah.

“Saya belumlah serius dengar perincian yg berikan saya sejenis saran mengenai bakal jadi apakah keadaan ubur-ubur pada musim ini, dalam soal pemberi tanda yg kita mencari,” kata Dr Gershwin.

“Estimasi saya … Kayaknya tahun ini mungkin serius jadi tahun yg cukuplah serius untuk waspada ubur-ubur.”

“Faktor saya menuturkan ini ialah kami mempunyai sekian tahun yg dengan banyaknya penampakan ubur-ubur yg mudah.”

“Serta pada umumnya kita lihat siklus yg berwujud alami ikut … jadi kenyataan yg kita punyai sekian tahun di mana penampakan ubur-ubur cukuplah jarang jadi saya memikir ‘Oh, saya bertaruh pastinya kita jumlah bakal banyak [tahun ini]’.”

Dr Gershwin menuturkan itu ialah waktu yg pas dengan beberapa tahun di mana banyak ilmuwan mulai lihat tambah banyak ubur-ubur, serta mereka bakal mencari bermacam pemberi tanda untuk menolong mereka memperhitungkan bagaimana musim ubur-ubun bakal tercipta.

Pemberi tanda itu termasuk juga mode cuaca, mode suhu, curah hujan serta timbulnya ubur-ubur di tempat berbeda.

ubur-ubur kotak mempunyai ukuran besar
Lokasi utara Australia condong memberikan laporan tambah banyak perkara sengatan ubur-ubur kotak dibanding dengan ubur-ubur Irukandji, kata ilmuwan ditempat.

Utamanya pertolongan CPR pada korban
Lokasi utara Australia (NT) condong melihat tambah banyak berlangsung perkara sengatan dari ubur-ubur kotak, sesaat pantai timur serta barat ditemui tambah banyak perkara sengatan ubur-ubur Irukandji, kata Dr Gershwin.

Sesaat disaksikan dari “tingkat keganasan satu tetes toksin”, toksin dari ubur-ubur Irukandji lebih beracun. Menurut Dr Gershwin ubur-ubur Irukandji umumnya berikan tetesan toksin yg lebih dikit, jadi penolong pertama mesti kerja bertambah cepat selesai memahami korban disengat oleh ubur-ubur kotak.

“Ubur-ubur kotak ialah hewan sangat berbisa pada dunia dalam soal tipikal waktu kecepatannya dalam membuat kematian gara-gara sengatan ubur-ubur kotak ini yg cuma lebih kurang empat menit saja,” tukasnya.

“Beberapa orang wafat dalam dua [menit].”

“Bila Anda tetap hidup selesai 10 menit tersengat, Anda akanlah tetap bertahan hidup, besar kemungkinan.”

Menurut Dr Gershwin, bila seorang tersengat ubur-ubur kotak, penanggap pertama mesti berikan pemberian pernapasan atau CPR, sebelum menetralisir sengatan dengan cuka.

Dalam perkara Irukandji, ia menuturkan ada tambah banyak waktu untuk bereaksi, tapi ikut lebih susah untuk memastikan dipicu.

“Anda mendapatkan sengatan serta lima sampai 40 menit selanjutnya, orang itu jadi begitu tak sehat, tapi Anda mungkin tak mengetahuinya lebih dulu,” tukasnya.

Ketidaksamaan khusus yang lain pada dua sengatan “beracun yg merisaukan” ini ialah ubur-ubur kotak condong diketemukan di perairan pantai yg cukuplah dangkal, sesaat Irukandji seringkali dilihat di perairan terbuka, serta di lebih kurang karang serta pulau.

Dr Gershwin menuturkan teknik terpilih untuk orang buat perlindungan diri mereka yaitu dengan menutupi kulit mereka waktu ada di air.

“Kita tak mesti tersengat ataukah tidak keluar dari air. Kita dapat nikmati air dengan berbudi,” tukasnya.

“Lokasi pada tempat yg dikasih bendera peringatan serius jadi tempat teraman di pantai untuk berenang

About admin