Teroris Kembangkan Bom Teknologi “Otonomos”

Teknologi yang sekarang ini sedang meningkat drastis justru digunakan oleh para kelompok teroris untuk mengkembangkan metode baru. Metode terbaru dari para terosis ini adalah menciptakan sebuah bom baru yang diletakan di dalam sebuah rangkaian otomotif, sebuah mobil tanpa awak adalah trobosan terbaru untuk para teroris tersebut untuk mempublikasikan terror kepada masyarakat.

Pada tanggal (6-1-2016) lebih tepatnya hari Rabu, bahwa sebuah goup teroris yang berasal dari Timur Tengah yaitu Islamic State Irak and Suriah (ISIS) melakukan gencatan senjata di bagian Eropa, serangan ini menggunakan sebuah mobil yang dirancang oleh komplotan ISIS dengan menggunakan operasi di sistem nirkabel yang bisa mengaktifkan bom bunuh diri tanpa korban.

Bom terobosan terbaru dari kelompok teroris tersebut tidak membutuhkan satu orang pun untuk melaksanakanya, relawan tidak dibutuhkan untuk operasi tersebut. Negeri Paman Sam sebutan Amerika Serikat tersebut telah menemukan metode untuk menghentikan aksi teror itu, metode tersebut memanfaatkan infra merah dari sebuah alat yang dikembangkan untuk melacak bom tanpa awak yang berada di dalam mobil.

Untuk para teroris tidak kehabisan akal, mereka menambhakan sistem manakin yang membuat kabel-kabel lalu dibungkus aluminum sebagai awak kemudian dibuat sedemikian rupa membentuk manusia, alat manakin itu memancarkan panas seperti tubuh manusia, teknologi tersebut disebut otonomos, apabila diletakkan di dalam semua mobil yang akan diproduksi secara berlebihan di tahun 2020, lalu di kuasai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, kemungkinan besar akan menimbulkan terror bahkan pembunuhan.

About admin